7 Efek Samping Buah Angkung, Dosis dan Kandungan Berbahaya

Diposting pada
5/5 - (1 vote)

Efek Samping Buah Angkung – Buah angkung adalah salah satu buah lokal yang tumbuh di daerah tropis. Buah ini memiliki bentuk yang unik, dengan warna hijau yang mencolok. Umumnya buah angkung dimanfaatkan sebagai bahan masakan lokal dengan tujuan memberikan rasa segar.

Buah angkung memang sudah dikenal dengan berbagai manfaat untuk kesehatan. Buah angkung juga kaya akan vitamin, mineral, antioksidan maupun serat. Hal ini dapat membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit, seperti stroke, kanker, sembelit, diabetes, dan anemia.

Namun kalian perlu berhati-hati karena buah angkung juga memiliki beberapa efek samping yang mungkin tidak disadari. Efek samping ini bisa berdampak negatif pada kesehatan kalian jika kalian mengonsumsi buah angkung secara berlebihan.

Apalagi jika konsumsi tidak disesuaikan dengan kondisi tubuh ataupun medis maka akibatnya akan fatal. Lantas apa saja efek samping buah angkung? Supaya lebih jelas, silakan kalian simak pembahasannya di bawah ini.

Apa itu Buah Angkung?

Buah Angkung

Buah angkung adalah buah yang berasal dari tanaman angkung, yang juga dikenal sebagai bayam India, bayam anggur, atau bayam merambat. Tanaman angkung adalah tanaman merambat yang berbatang hijau, berdaun lebar, dan berbunga putih atau merah muda. 

Buah angkung tumbuh di dekat bunga, berbentuk bulat kecil, dan berwarna hijau saat muda, lalu berubah menjadi ungu kehitaman saat matang. Buah angkung memiliki rasa yang hambar, agak langu, dan tidak terlalu manis. Buah angkung memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan, seperti vitamin A, vitamin C, serat, kalium, magnesium, zat besi, dan antioksidan. 

Kandungan Berbahaya Buah Angkung

Namun buah angkung memiliki beberapa kandungan yang bisa berbahaya jika dikonsumsi berlebihan ataupun tidak menyesuaikan dengan kondisi tubuh. Kandungan berbahaya tersebut antara lain:

  • Oksalat: Oksalat adalah senyawa yang bisa membentuk kristal di ginjal jika terlalu banyak. Kristal ini bisa menyebabkan batu ginjal, yaitu kondisi yang ditandai dengan nyeri hebat di pinggang, darah dalam urine, mual, muntah, dan demam.
  • Saponin: Saponin adalah senyawa yang bisa beracun jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Saponin bisa menyebabkan kerusakan sel-sel tubuh, terutama di saluran pencernaan dan pernapasan.
  • Goitrogen: Goitrogen adalah senyawa yang bisa mengganggu fungsi tiroid, yaitu kelenjar yang mengatur metabolisme tubuh. Goitrogen bisa menghambat penyerapan yodium, yang merupakan bahan baku hormon tiroid.
  • Nitrat: Nitrat adalah senyawa yang bisa mengubah vitamin B12 menjadi bentuk yang tidak aktif. Vitamin B12 merupakan vitamin penting untuk kesehatan otak, saraf serta darah.

Dosis Buah Angkung

Kalian bisa mengonsumsi buah angkung dalam bentuk apa saja, seperti jus, selai, sirup, atau campuran salad. Kalian juga bisa mengonsumsi buah angkung langsung, tetapi harus dicuci bersih terlebih dahulu. Sayangnya, tidak ada dosis resmi yang direkomendasikan untuk mengonsumsi buah angkung. Namun, berdasarkan beberapa ahli herbal, dosis yang dianjurkan adalah sebagai berikut:

  • Bagi orang dewasa, dosisnya adalah 1-2 buah angkung per hari.
  • Bagi anak-anak, dosisnya adalah 1/2-1 buah angkung per hari, tergantung pada usia dan berat badan anak.
  • Bagi orang yang sedang hamil atau menyusui, dosisnya adalah 1 buah angkung per hari.

Efek Samping Buah Angkung

Efek Samping

Buah angkung memang harus dikonsumsi dengan bijak dan sesuai dengan kondisi tubuh. Jangan mengonsumsi buah angkung jika memiliki alergi, batu ginjal, gangguan tiroid, atau sedang mengonsumsi obat tertentu. Berikut adalah efek samping buah angkung yang wajib diketahui.

1. Efek Samping Alergi Buah Angkung Alergi

Efek samping buah angkung yang pertama adalah alergi. Meskipun jarang terjadi, ada beberapa orang yang mungkin memiliki alergi terhadap buah angkung. Gejala alergi yang bisa muncul antara lain gatal-gatal, ruam, bengkak, sesak napas, dan anafilaksis.

Jika kalian mengalami gejala alergi setelah mengonsumsi buah angkung, segera hentikan konsumsinya dan cari bantuan medis. Kalian juga bisa mengonsumsi antihistamin untuk meredakan gejala alergi. Hindari mengonsumsi buah angkung jika kalian memiliki riwayat alergi terhadap buah beri lainnya, seperti stroberi, raspberry, atau blueberry.

2. Efek Samping Gangguan Pencernaan

Efek samping buah angkung yang kedua adalah gangguan pencernaan. Buah angkung mengandung serat yang cukup tinggi, yaitu sekitar 3,7 gram per 100 gram. Serat memang baik untuk kesehatan pencernaan, karena dapat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.

Namun, jika kalian mengonsumsi buah angkung secara berlebihan, serat yang terlalu banyak bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung, gas, diare, atau sakit perut. Untuk menghindari hal ini, kalian harus mengonsumsi buah angkung secara bertahap dan dalam jumlah yang wajar, yaitu sekitar 25-30 gram serat per hari. Kalian juga harus minum air putih yang cukup untuk membantu serat bergerak di saluran pencernaan.

3. Efek Samping Buah Angkung dengan Obat

Efek samping buah angkung yang ketiga adalah interaksi dengan obat. Buah angkung mengandung zat besi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 10,9 miligram per 100 gram. Zat besi memang baik untuk kesehatan, karena dapat membantu pembentukan sel darah merah serta mencegah anemia.

Namun, jika kalian sedang mengonsumsi obat tertentu, terutama obat yang mengandung zat besi, kalsium, atau magnesium, kalian harus berhati-hati. Pasalnya, buah angkung bisa mengganggu penyerapan obat tersebut di tubuh, sehingga mengurangi efektivitasnya. 

Untuk menghindari hal ini, kalian harus mengonsumsi buah angkung setidaknya 2 jam sebelum atau sesudah mengonsumsi obat. Kalian juga bisa berkonsultasi dengan dokter tentang dosis dan waktu yang tepat untuk mengonsumsi buah angkung dan obat kalian.

4. Batu Ginjal

Efek samping buah angkung yang keempat adalah batu ginjal. Buah angkung mengandung oksalat, yaitu senyawa yang bisa membentuk kristal di ginjal jika terlalu banyak. Kristal ini bisa menyebabkan batu ginjal, yaitu kondisi yang ditandai dengan nyeri hebat di pinggang, darah dalam urine, mual, muntah, dan demam.

Jika kalian memiliki riwayat batu ginjal, kalian harus menghindari atau membatasi konsumsi buah angkung. Kalian juga harus minum air putih yang banyak untuk membantu melarutkan oksalat di ginjal. Jika kalian mengalami gejala batu ginjal, segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan tepat.

5. Efek Samping Gangguan Tiroid

Efek samping buah angkung yang kelima adalah gangguan tiroid. Buah angkung mengandung goitrogen, yaitu senyawa yang bisa mengganggu fungsi tiroid, yaitu kelenjar yang mengatur metabolisme tubuh. Goitrogen bisa menghambat penyerapan yodium, yang merupakan bahan baku hormon tiroid.

Jika kalian mengonsumsi buah angkung secara berlebihan, goitrogen bisa menyebabkan gangguan tiroid, seperti hipotiroidisme, yaitu kondisi di mana produksi hormon tiroid terlalu rendah. Gejala hipotiroidisme antara lain lemas, lesu, mudah mengantuk, gemuk, kulit kering, rambut rontok, dan pembesaran kelenjar tiroid (gondok).

Jika kalian memiliki riwayat gangguan tiroid, kalian harus menghindari atau membatasi konsumsi buah angkung. Kalian juga harus mengonsumsi makanan yang kaya yodium, seperti ikan, udang, rumput laut, telur, dan susu. Jika kalian mengalami gejala gangguan tiroid, segera periksakan diri ke dokter.

6. Efek Samping Keracunan Buah Angkung

Efek samping buah angkung yang keenam adalah keracunan. Buah angkung mengandung saponin, yaitu senyawa yang bisa beracun jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Saponin bisa menyebabkan kerusakan sel-sel tubuh, terutama di saluran pencernaan dan pernapasan.

Jika kalian mengonsumsi buah angkung secara berlebihan, saponin bisa menyebabkan keracunan ditandai gejala seperti muntah, mual, sakit perut, diare, sesak napas, batuk, dan pusing. Jika kalian mengalami gejala keracunan, segera hentikan konsumsi buah angkung dan cari bantuan medis. Kalian juga bisa minum air putih atau susu untuk membantu mengencerkan racun di tubuh.

7. Kekurangan Vitamin B12

Efek samping buah angkung yang ketujuh adalah kekurangan vitamin B12. Buah angkung mengandung nitrat, yaitu senyawa yang bisa mengubah vitamin B12 menjadi bentuk yang tidak aktif. Vitamin B12 adalah vitamin yang penting untuk kesehatan saraf, otak, dan darah.

Jika kalian mengonsumsi buah angkung secara berlebihan, nitrat bisa menyebabkan kekurangan vitamin B12, yang ditandai dengan gejala seperti lemah, pucat, mudah luka, kesemutan, mati rasa, gangguan ingatan, dan depresi.

Jika kalian mengalami gejala kekurangan vitamin B12, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan suplemen yang sesuai. Kalian juga bisa mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B12, seperti daging, hati, telur, susu, dan keju.

Kesimpulan

Buah angkung memiliki beberapa efek samping yang perlu kalian waspadai. Pada dasarnya buah angkung bisa menjadi salah satu pilihan buah yang sehat dan lezat, asalkan kalian mengetahui cara mengonsumsinya yang benar. Sekian pembahasan kali ini, kiranya bermanfaat dan menambah wawasan kalian tentang buah angkung.