Budidaya Kacang Merah: Benih, Jarak Taman & Pupuk

Diposting pada
5/5 - (1 vote)

Budidaya Kacang Merah – Perlu diketahui kacang merah merupakan salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang dapat diolah menjadi banyak hal, mulai dari masakan hingga kudapan.

Selain memiliki rasa yang enak serta tekstur lembut, kacang merah juga mengandung banyak protein serta kandungan gizi yang baik untuk tubuh kita. Karena inilah banyak orang yang ingin melakukan budidaya kacang merah di halaman rumah.

Untuk budidaya kacang merah memang tidaklah sulit, namun untuk mencapai hasil yang maksimal kita harus dapat memahami cara menanam serta merawat tanaman kacang merah agar cepat berbuah.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini ilmupot.com akan berbagi pengalaman terkait dengan cara budidaya kacang merah agar hasil panen berlimpah. Untuk lebih jelasnya mari kita simak informasinya dibawah ini.

Cara Budidaya Kacang Merah

Cara Budidaya Kacang Merah

Seperti halnya cara budidaya toge dan biji kangkung untuk menanam kacang merah, ada beberapa langkah yang perlu di perhatikan. Dan berikut adalah cara budidaya kacang merah agar tumbuh subur dan cepat berbuah.

1. Persiapan Lahan

Budidaya kacang merah di Indonesia memerlukan persiapan lahan yang tepat agar tanaman dapat tumbuh optimal. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan lahan dari gulma dan melaksanakan penggemburan tanah agar kelembaban dapat terserap dengan baik.

2. Pemilihan Benih

Pemilihan benih yang berkualitas juga menjadi salah satu hal penting bagi budidaya kacang merah. Dimana dengan kualitas benih yang bagus tentu hasil yang diperoleh akan jauh lebih optimal. Sementara itu, untuk harga bening kacang merah dijual mulai dari harga Rp 11.000 hingga Rp 50.000 per Kg nya.

3. Jarak Taman

Setelah itu, Anda dapat melakukan penanaman benih kacang merah. Pastikan untuk menyusun benih dengan jarak tanam 20-30 cm antara satu tanaman dengan tanaman lainnya. Tanam benih dengan posisi terendam sekitar 3-5 cm ke dalam tanah.

4. Penyiraman

Perlu diingat bahwa kacang merah membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup, sehingga pilihlah lahan yang terbuka. Selain itu, pastikan juga lahan memiliki drainase yang baik agar air tidak tergenang dan akar tidak busuk.

Setelah penanaman, lakukan penyiraman secara teratur dan pastikan kelembaban tanah selalu terjaga. Hal ini sangat penting terutama pada musim kemarau di Indonesia yang cenderung kering.

5. Pencegahan Hama dan Penyakit

Pencegahan hama dan penyakit, merupakan salah satu hal yang paling penting dalam budidaya kacang merah. Selama pertumbuhannya, periksa tanaman secara berkala untuk memastikan tidak ada hama atau penyakit yang menyerang.

Jika ditemukan, lakukan langkah-langkah pencegahan seperti menggunakan pestisida organik atau mengatur kelembaban lingkungan dengan baik.

6. Pemangkasan

Pemangkasan tanaman juga penting dilakukan untuk memastikan pertumbuhan yang optimal. Cabut dan potong bagian tanaman yang tidak sehat atau terlalu lebat. Hal ini membantu melancarkan sirkulasi udara dan sinar matahari sehingga tanaman dapat bernafas dengan baik dan mencegah timbulnya penyakit akibat kelembaban yang berlebihan.

7. Pemupukan

Selain itu, jangan lupa memberikan nutrisi yang cukup pada tanaman, terutama pupuk organik dan pupuk yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan oleh kacang merah.

8. Panen dan Pascapanen

Kacang merah biasanya dapat dipanen setelah sekitar 80-100 hari setelah penanaman. Untuk memastikan kacang merah matang sempurna, perhatikan apakah polong sudah mengeras dan kulitnya sudah kering.

Jika sudah, artinya kacang merah siap dipanen. Anda dapat memetik polong kacang merah secara langsung dengan memutus tangkainya atau mencabut seluruh tanaman secara utuh.

Setelah dipanen, kacang merah perlu disimpan dengan baik agar tetap awet dan tidak rusak. Pilihlah wadah penyimpanan yang kedap udara dan simpan kacang merah di tempat sejuk dan kering.

Hindari paparan langsung sinar matahari karena dapat mempercepat proses penurunan kualitas biji. Dengan melakukan penyimpanan yang benar, kacang merah dapat bertahan selama beberapa bulan.

Manfaat Kacang Merah

Manfaat kacang merah

Budidaya kacang merah memang sangatlah menjanjikan bagi segi finansial. Selain harga kacang merah yang relatif mahal, kacang merah juga memiliki banyak manfaat mulai dari kesehatan. Berikut adalah manfaat kacang merah yang perlu Anda ketahui.

  • Menjaga kesehatan jantung
  • Mencegah pertumbuhan sel kanker
  • Mengontrol gula darah
  • Memenuhi nutrisi untuk ibu hamil
  • Menurunkan berat badan

Kandungan Gizi Kacang Merah

Setelah mengetahui manfaat dari kacang merah, berikut adalah kandungan gizi yang ada pada kacang merah dan baik untuk tubuh:

1. Energi

Kacang merah kaya akan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam setiap 100 gram kacang merah, terdapat sekitar 532 kilojoule (kJ) atau sekitar 127 kilokalori (kcal) energi, yang berasal dari karbohidrat, lemak, dan protein yang terkandung di dalamnya.

2. Karbohidrat

Kacang merah mengandung karbohidrat dalam jumlah cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram kacang merah, terdapat sekitar 22.8 gram karbohidrat. Karbohidrat merupakan sumber utama energi bagi tubuh dan penting untuk menjaga kestabilan gula darah.

3. Gula

Kacang merah memiliki kandungan gula yang relatif rendah. Dalam setiap 100 gram kacang merah, hanya terdapat sekitar 0.3 gram gula. Ini menjadikan kacang merah sebagai pilihan yang baik untuk orang-orang yang membutuhkan kontrol gula darah, seperti penderita diabetes.

4. Serat Pangan

Kacang merah mengandung serat pangan yang tinggi. Dalam setiap 100 gram kacang merah, terdapat sekitar 7.4 gram serat pangan. Serat pangan penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, mencegah sembelit, dan mengatur kadar kolesterol dalam darah.

5. Lemak

Berbeda dengan kacang tanah, kacang merah memiliki kandungan lemak yang rendah. Dalam setiap 100 gram kacang merah, hanya terdapat sekitar 0.50 gram lemak. Lemak dalam kacang merah sebagian besar adalah lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda yang baik untuk kesehatan jantung.

6. Protein

Kacang merah mengandung protein yang cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram kacang merah, terdapat sekitar 8.7 gram protein. Protein adalah nutrisi yang penting untuk pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, dan organ-organ lainnya.

Dengan kandungan gizi yang lengkap, kacang merah dapat menjadi sumber nutrisi yang baik untuk tubuh. Mengonsumsi kacang merah secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan memberikan energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kesimpulan

Demikian informasi terkait dengan budidaya kacang merah yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi diatas bisa menjadi referensi bagi Anda ketika ingin menanam kacang merah di semua lahan.